![]() |
Sekretaris Jenderal Partai Golkar, Sarmuji, menilai penunjukan sosok profesional dari luar lingkaran bisnis domestik merupakan bagian dari upaya memperkuat tata kelola ekspor SDA agar lebih transparan dan profesional.
Menurutnya, langkah tersebut juga diharapkan dapat meminimalkan potensi konflik kepentingan dalam pengelolaan sektor strategis nasional.
Sementara itu, CEO Danantara Indonesia, Rosan Roeslani, menjelaskan bahwa pengalaman internasional serta rekam jejak Luke Thomas Mahony menjadi salah satu pertimbangan utama dalam penunjukan tersebut.
Luke Thomas Mahony diketahui memiliki pengalaman lebih dari dua dekade di industri pertambangan global. Sebelum bergabung dengan Danantara Indonesia, ia pernah menduduki sejumlah posisi strategis di perusahaan tambang internasional, termasuk PT Vale Indonesia dan BHP Billiton.
PT Danantara Sumberdaya Indonesia sendiri dibentuk untuk memperkuat tata kelola ekspor komoditas strategis nasional, termasuk sektor mineral dan energi. Pemerintah berharap keberadaan perusahaan tersebut mampu meningkatkan pengawasan dan efisiensi dalam perdagangan komoditas SDA Indonesia.



