Notification

×

Nahkodai HMI Komisariat Unsultra Muh Aditia Komitmen Wujudkan Pengkaderan yang Berintegritas

Minggu, 18 Oktober 2026 | 21.32.00 WIB | 0 Views Last Updated 2026-10-18T14:32:39Z

Jendela-fakta.com Kendari – Semangat juang kader kembali digelorakan di Gedung WTC Universitas Sulawesi Tenggara. Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Komisariat Universitas Sulawesi Tenggara (Unsultra) resmi melantik pengurus baru periode 2026–2027, Minggu (18/10/2026).


Pelantikan ini mengusung tema “Meneguhkan Semangat Juang Kader guna Membentuk Pemimpin yang Profesional dan Intelektual menuju HMI yang Berkemajuan.”


Dalam pelantikan tersebut, Muh Aditia resmi mengemban amanah sebagai Ketua Umum HMI Komisariat Unsultra periode 2026–2027. Momentum ini menjadi langkah awal bagi kepengurusan baru untuk memperkuat kaderisasi, membangun soliditas organisasi, dan memperluas kontribusi HMI bagi kehidupan kampus dan masyarakat.


Acara dihadiri Ketua Bidang Pembinaan Aparatur Organisasi (PAO) HMI Cabang Kendari, Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Unsultra, dan Ketua Majelis Permusyawaratan Mahasiswa (MPM) Unsultra. Kehadiran mereka menjadi wujud silaturahmi sekaligus penguatan hubungan antarlembaga kemahasiswaan.


Dalam sambutannya, Muh Aditia menegaskan bahwa pelantikan bukan sekadar pergantian kepengurusan, melainkan titik awal tanggung jawab besar yang harus dijawab dengan kerja nyata.


“Pelantikan ini bukan hanya tentang pergantian kepemimpinan, tetapi juga tentang bagaimana kita meneguhkan kembali semangat juang dan komitmen pengabdian sebagai kader HMI. Amanah yang diberikan harus dijawab dengan kerja nyata, tanggung jawab, serta kesungguhan dalam membangun organisasi yang lebih baik,” ujarnya.


Ia juga menekankan pentingnya membangun karakter kader yang profesional dan intelektual sebagai bagian dari upaya mewujudkan HMI yang berkemajuan.


“Ke depan, kami ingin menjadikan HMI Komisariat Unsultra sebagai ruang perkaderan yang mampu melahirkan kader-kader yang kritis, berintegritas, dan memiliki kapasitas intelektual. Kami menyadari bahwa kemajuan organisasi tidak bisa dibangun sendiri, tetapi membutuhkan kebersamaan, solidaritas, dan komitmen seluruh kader untuk bergerak bersama,” lanjutnya.


Menurut Aditia, tema pelantikan menjadi pengingat bahwa semangat perjuangan harus berjalan beriringan dengan peningkatan kualitas kader. Profesionalitas dalam berorganisasi, ketajaman intelektual dalam membaca persoalan, dan integritas dalam menjalankan amanah adalah nilai yang harus terus ditumbuhkan.


Kepengurusan baru diharapkan menghidupkan kembali tradisi intelektual di lingkungan komisariat melalui diskusi, kajian, peningkatan kapasitas, dan kegiatan kaderisasi yang berkelanjutan. Dengan begitu, HMI tidak hanya menjadi wadah berhimpun mahasiswa, tetapi juga ruang pembentukan karakter dan pengembangan gagasan untuk kemajuan umat dan bangsa.


Semangat menuju HMI yang berkemajuan perlu diwujudkan lewat program kerja yang terarah, kaderisasi yang berkualitas, dan kontribusi nyata yang dirasakan kader maupun masyarakat. Nilai-nilai dasar perjuangan HMI pun diharapkan menjadi landasan dalam berpikir, bersikap, dan bertindak.


Dengan dilantiknya pengurus periode 2026–2027, diharapkan lahir kepemimpinan yang amanah, profesional, dan intelektual, yang mampu melanjutkan estafet perjuangan organisasi dengan penuh tanggung jawab.


Pelantikan ini menjadi titik awal bagi seluruh pengurus untuk merapatkan barisan, menjaga marwah organisasi, dan meneguhkan komitmen melahirkan insan cita yang bernafaskan Islam serta bertanggung jawab atas terwujudnya masyarakat adil makmur yang diridai Allah Swt.

(ag/Tj)

TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update