Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Enam Awak KLM Setia Kawan GT 105 Selamat Usai Tenggelam di Perairan Bambaea

Selasa, 24 Februari 2026 | Februari 24, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-02-24T12:20:12Z

 

BOMBANA – Kecelakaan laut yang terjadi di perairan Bambaea, Kecamatan Poleang Timur, Kabupaten Bombana, berakhir dengan kabar menggembirakan. Enam awak Kapal Motor Layar (KLM) Setia Kawan GT 105 yang sebelumnya dilaporkan tenggelam, seluruhnya berhasil ditemukan dalam kondisi selamat oleh Tim SAR Gabungan.


Informasi tersebut diterima pada Selasa (24/2/2026) sekitar pukul 14.00 WITA. Pemilik kapal melaporkan bahwa enam orang penumpang on board (POB) ditemukan sekitar sembilan mil laut ke arah timur dari titik perkiraan kejadian.


Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP)/Basarnas Kendari, Amiruddin, A.S., melalui Humas Basarnas Kendari, Wahyudi, menjelaskan bahwa proses pencarian turut melibatkan keluarga korban dan masyarakat Desa Sikeli, Kecamatan Kabaena Barat, yang sejak pagi melakukan penyisiran di sekitar perairan lokasi kejadian.


“Proses pencarian melibatkan keluarga korban bersama masyarakat Desa Sikeli, Kecamatan Kabaena Barat, yang sejak pagi menyisir perairan sekitar,” ujarnya.


Setelah ditemukan, seluruh awak kapal segera dievakuasi dan dibawa menuju Pelabuhan Sikeli. Dalam insiden tersebut tidak dilaporkan adanya korban luka serius.


Dengan ditemukannya seluruh awak kapal dalam keadaan selamat, operasi pencarian dan pertolongan terhadap KLM Setia Kawan GT 105 resmi dinyatakan selesai dan ditutup. Seluruh unsur SAR yang terlibat dikembalikan ke kesatuan masing-masing.


Diketahui, insiden bermula pada Selasa, 24 Februari 2026, sekitar pukul 05.50 WITA. KLM Setia Kawan bertolak dari Pelabuhan Sikeli, Kecamatan Kabaena Barat, menuju Pelabuhan Paria, Boepinang, Kecamatan Poleang, dengan muatan tabung gas kosong.


Dalam perjalanan, kapal diduga mengalami kebocoran hingga akhirnya tenggelam di perairan Poleang Timur, Boepinang. Upaya pencarian awal sempat dilakukan, namun belum membuahkan hasil hingga informasi lanjutan diterima pada siang hari.


Berikut identitas awak kapal:


Sukri (47) – Nakhoda

Musrif (47) – Kepala Kamar Mesin (KKM)

Fatahuddin (53) – Juru Mudi

Sleng (58) – Anak Buah Kapal

Kahri (49) – Anak Buah Kapal

Sirnan (45) – Anak Buah Kapal

TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update