Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

BP BUMN Sebut Emiten Pelat Merah Berperan Menjaga Stabilitas Pasar Modal

Rabu, 20 Mei 2026 | Mei 20, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-05-20T16:22:06Z

jendela-fakta.com. Jakarta || Badan Pengelola BUMN (BP BUMN) menegaskan bahwa perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) memiliki kontribusi penting dalam menjaga stabilitas pasar modal Indonesia di tengah dinamika ekonomi global dan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).

Kepala BP BUMN yang juga menjabat sebagai Chief Operating Officer (COO) Danantara, Dony Oskaria, menyampaikan bahwa sejumlah emiten BUMN saat ini dinilai tetap memiliki fundamental bisnis yang kuat dan kinerja yang stabil.

“Emiten BUMN menunjukkan performa yang positif dan turut berkontribusi dalam menjaga stabilitas pasar modal Indonesia di tengah dinamika IHSG,” ujar Dony di Jakarta, Rabu.

Menurutnya, kontribusi perusahaan BUMN tidak hanya tercermin dari kinerja keuangan dan operasional, tetapi juga dari perannya dalam menjaga kepercayaan investor terhadap pasar modal nasional.

Di tengah tantangan ekonomi global, emiten BUMN dinilai masih mampu mempertahankan kondisi perusahaan yang sehat. Hal tersebut dianggap memberikan sentimen positif bagi pasar serta mendukung optimisme terhadap prospek ekonomi Indonesia ke depan.

Perusahaan-perusahaan BUMN yang tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) juga disebut memiliki posisi strategis dalam mendukung stabilitas perdagangan saham nasional.

Stabilitas pasar modal dinilai penting karena menjadi salah satu instrumen pendukung pembiayaan pembangunan dan pertumbuhan ekonomi nasional.

Komitmen menjaga stabilitas pasar juga ditunjukkan melalui kunjungan strategis ke Bursa Efek Indonesia di Jakarta yang dilakukan oleh Dony Oskaria bersama Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad, CEO Danantara Rosan Roeslani, Ketua OJK Friderica Widyasari Dewi, serta jajaran direksi BEI.

Pertemuan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat koordinasi antarotoritas dan pelaku sektor keuangan dalam memantau perkembangan pasar modal nasional.

Sinergi antarinstansi dinilai penting untuk mendukung terciptanya pasar modal yang sehat, adaptif, dan mampu menghadapi tantangan ekonomi global.

Selain itu, pertemuan tersebut juga menegaskan komitmen bersama dalam mendorong iklim investasi yang kondusif, transparan, dan berkelanjutan guna mendukung pertumbuhan ekonomi nasional. 
 

TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update