Notification

×

Indeks Berita

Brigjen Pol. Rony Samtana Tarigan: Jejak Karier, Integritas, dan Harapan Baru bagi Penegakan Hukum di Sumatera Selatan

Selasa, 04 Agustus 2026 | 15.27.00 WIB | 0 Views Last Updated 2026-08-04T08:31:20Z

Jendela-fakta.com - Di tengah meningkatnya tuntutan masyarakat terhadap penegakan hukum yang profesional, transparan, dan berintegritas, sosok Brigjen Pol. Rony Samtana Tarigan, S.I.K., M.T.C.P. menjadi salah satu figur yang dinilai memiliki kapasitas untuk menjawab tantangan tersebut. Penugasannya sebagai Wakil Kepala Kepolisian Daerah (Wakapolda) Sumatera Selatan sejak Desember 2025 merupakan bagian dari perjalanan panjang karier yang dibangun melalui pengalaman operasional, pendidikan yang kuat, serta berbagai amanah strategis di lingkungan Polri, termasuk pengalaman sebagai penyidik di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Membangun Fondasi Kepemimpinan Sejak Dini


Lahir di Deli Serdang, Sumatera Utara, pada 24 Agustus 1974, Brigjen Pol. Rony Samtana Tarigan mengawali pendidikan di SMA Taruna Nusantara dan lulus pada 1993. Setelah itu, ia melanjutkan pendidikan di Akademi Kepolisian (Akpol) dan lulus pada 1996 dengan gelar Sarjana Ilmu Kepolisian (S.I.K.).


Komitmennya terhadap peningkatan kompetensi terus berlanjut melalui berbagai pendidikan pengembangan, di antaranya PTIK, Sesko TNI (2021), serta menyelesaikan Magister Terapan Crime Prevention (M.T.C.P.). Latar belakang pendidikan tersebut menjadi modal penting dalam membangun pola kepemimpinan yang adaptif, sistematis, dan berorientasi pada penyelesaian persoalan secara komprehensif.


Karier yang Dibangun dari Pengalaman Lapangan


Karier Brigjen Pol. Rony Samtana Tarigan berkembang secara bertahap melalui berbagai penugasan strategis.


Salah satu pengalaman penting dalam perjalanan kariernya adalah ketika dipercaya menjadi penyidik di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Penugasan tersebut memperkaya pengalamannya dalam menangani tindak pidana korupsi dan kejahatan yang bersifat kompleks serta lintas sektor.


Sekembalinya ke lingkungan Polri, ia dipercaya menjabat sebagai Kapolres Tapanuli Selatan pada 2015. Selanjutnya, ia menduduki berbagai jabatan penting di Polda Sumatera Utara, mulai dari Wakil Direktur Reserse Kriminal Khusus hingga Direktur Reserse Kriminal Khusus pada periode 2017–2020.


Pengalaman tersebut kemudian membawanya ke Bareskrim Polri, dengan mengemban sejumlah jabatan strategis, antara lain Analis Kebijakan Madya, Kasubdit V, hingga Wakil Direktur Tindak Pidana Tertentu (Dittipidter). Posisi tersebut memberikan pengalaman dalam penyusunan kebijakan nasional sekaligus penanganan berbagai tindak pidana yang menjadi perhatian publik.


Sebelum bertugas di Sumatera Selatan, Brigjen Pol. Rony Samtana Tarigan menjabat sebagai Wakapolda Sumatera Utara pada periode 2023–2025. Selama menjalankan tugas tersebut, ia berperan dalam mendukung stabilitas keamanan, pembinaan personel, serta penguatan pelayanan kepolisian kepada masyarakat.


Atas rekam jejak tersebut, Kapolri kemudian memberikan kepercayaan kepadanya untuk mengemban amanah sebagai Wakapolda Sumatera Selatan mulai Desember 2025.


Tiga Kekuatan Utama


Menurut pandangan penulis, terdapat tiga aspek yang menjadi kekuatan utama Brigjen Pol. Rony Samtana Tarigan.


Pertama, pengalaman yang lengkap di berbagai level organisasi. Ia pernah bertugas mulai dari tingkat Polres, Polda, Mabes Polri, hingga menjadi penyidik di KPK. Kombinasi pengalaman tersebut memberikan perspektif yang luas terhadap dinamika penegakan hukum di Indonesia.


Kedua, kemampuan beradaptasi dan kepemimpinan yang inklusif. Pengalamannya bertugas di berbagai wilayah menunjukkan kemampuannya dalam memahami karakter daerah yang berbeda serta membangun sinergi dengan berbagai pemangku kepentingan.


Ketiga, konsistensi menjaga profesionalisme. Selama perjalanan kariernya, ia dikenal sebagai perwira yang terus mengembangkan kapasitas profesional melalui pendidikan maupun pengalaman penugasan.


Harapan Baru bagi Penegakan Hukum di Sumatera Selatan


Penempatan Brigjen Pol. Rony Samtana Tarigan sebagai Wakapolda Sumatera Selatan membawa harapan baru bagi masyarakat.


Sumatera Selatan masih menghadapi sejumlah tantangan dalam bidang penegakan hukum, mulai dari penyelesaian perkara pidana, sengketa pertanahan, praktik pungutan liar, hingga dugaan tindak pidana korupsi dan kejahatan terorganisir. Di sisi lain, masyarakat juga berharap adanya peningkatan kualitas pelayanan kepolisian yang lebih cepat, transparan, profesional, dan berkeadilan.


Dengan pengalaman yang dimiliki, penulis berharap Brigjen Pol. Rony Samtana Tarigan mampu memperkuat sistem penegakan hukum yang menjunjung tinggi asas profesionalisme, mempercepat penyelesaian perkara yang menjadi perhatian publik, meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, serta memperkuat pengawasan internal terhadap anggota kepolisian yang melakukan pelanggaran.


Selain itu, penguatan koordinasi dengan pemerintah daerah, aparat penegak hukum lainnya, dan seluruh elemen masyarakat diharapkan dapat menciptakan situasi keamanan dan ketertiban yang semakin kondusif di Sumatera Selatan.


Penutup


Perjalanan karier Brigjen Pol. Rony Samtana Tarigan menunjukkan bahwa kepemimpinan dibangun melalui proses panjang, pengalaman, pendidikan, dan dedikasi dalam menjalankan tugas negara.


Sebagai Wakapolda Sumatera Selatan, kehadiran beliau diharapkan mampu memberikan kontribusi positif dalam memperkuat penegakan hukum, meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri, serta menghadirkan pelayanan kepolisian yang profesional, humanis, dan berkeadilan.


Harapan tersebut tentu menjadi bagian dari aspirasi masyarakat yang menginginkan terciptanya keamanan, kepastian hukum, dan rasa keadilan yang semakin baik di Provinsi Sumatera Selatan.


Oleh: Muhamad Ikram Pelesa

Ketua Umum DPP Pemuda Nusantara

TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update