Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Darurat Daycare: 53 Anak Diduga Alami Kekerasan, Menteri HAM Natalius Pigai Turun Langsung

Senin, 04 Mei 2026 | Mei 04, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-05-04T13:36:44Z

 

Menteri Hak Asasi Manusia Natalius Pigai tiba untuk memberikan keterangan pers di Kantor Kementerian HAM, Jakarta, Senin (4/5/2026).
Jendela-fakta.com, Jakarta || Pemerintah bergerak cepat menanggapi dugaan pelanggaran di sebuah daycare di Yogyakarta. Menteri Hak Asasi Manusia, Natalius Pigai, langsung memerintahkan timnya turun ke lapangan setelah menerima laporan terkait kekerasan dan diskriminasi terhadap anak.


Langkah awal sudah dilakukan pada hari yang sama. Tim dari Kementerian HAM kini telah menyelesaikan pengecekan lapangan dan tengah menunggu laporan resmi dari kantor wilayah terkait untuk menentukan tindak lanjut. Hasil tersebut rencananya akan diumumkan kepada publik dalam waktu dekat.


Kasus ini mencuat setelah Daycare Little Aresha di Yogyakarta dilaporkan ke aparat kepolisian. Dugaan pelanggaran meliputi kekerasan serta perlakuan diskriminatif terhadap anak-anak yang dititipkan di fasilitas tersebut. Polisi bahkan telah melakukan tindakan penggerebekan beberapa waktu lalu sebagai bagian dari penyelidikan.


Data awal menunjukkan situasi yang cukup memprihatinkan. Dari total 103 anak yang terdaftar, sekitar 53 anak diduga mengalami perlakuan tidak semestinya. Dugaan ini disebut terjadi dalam kurun waktu cukup lama, sejak daycare tersebut mulai beroperasi sekitar satu tahun lalu.


Pemerintah menilai kasus ini bukan hanya persoalan individu, tetapi juga bagian dari isu yang lebih luas terkait pengawasan layanan penitipan anak. Presiden sebelumnya telah menekankan pentingnya pembenahan sistem daycare agar keamanan dan kenyamanan anak dapat terjamin.


Menurut Menteri HAM, verifikasi langsung di lapangan menjadi langkah penting untuk memastikan fakta yang terjadi. Pendekatan ini juga diharapkan mampu memberikan dasar yang kuat bagi penegakan hukum sekaligus perbaikan sistem pengawasan ke depan.


Hingga hasil, publik masih menunggu hasil resmi dari laporan tim Kementerian HAM. Pemerintah memastikan setiap temuan akan ditindak Lanjuti secara transparan demi melindungi hak anak sebagai kelompok rentan.

TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update