Notification

×

Indeks Berita

Istana Tanggapi Desakan BEM SI Jateng Soal Pelemahan Rupiah

Selasa, 09 Juni 2026 | Juni 09, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-06-10T00:30:56Z

Jendela-fakta.com  Jakarta – Pemerintah merespons tuntutan mahasiswa yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) Jawa Tengah terkait kondisi nilai tukar rupiah. Aspirasi tersebut disampaikan melalui aksi demonstrasi yang digelar di depan Kantor Perwakilan Bank Indonesia Jawa Tengah.


Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, mengatakan pemerintah menghargai dan menerima masukan yang disampaikan mahasiswa sebagai bagian dari partisipasi publik dalam mengawal kebijakan negara.


Menurutnya, pemerintah saat ini terus berupaya menangani berbagai tantangan ekonomi melalui koordinasi lintas sektor dan kebijakan yang saling mendukung.


"Pemerintah terus bekerja untuk menjaga stabilitas ekonomi nasional dan memberikan kepastian bagi dunia usaha maupun masyarakat," ujar Prasetyo kepada wartawan, Senin (8/6/2026).


Ia menjelaskan bahwa kondisi perekonomian dipengaruhi oleh berbagai faktor, baik dari dalam maupun luar negeri. Karena itu, upaya pemulihan dan penguatan ekonomi memerlukan proses serta koordinasi yang berkelanjutan.


Meski demikian, Prasetyo menilai semangat yang disampaikan mahasiswa merupakan bentuk perhatian terhadap kondisi ekonomi nasional yang patut diapresiasi.


Sebelumnya, BEM SI Jawa Tengah menyampaikan tuntutan kepada pemerintah agar segera mengambil langkah konkret dalam mengatasi pelemahan nilai tukar rupiah. Mahasiswa bahkan memberikan tenggat waktu 18 hari untuk melihat perkembangan kondisi tersebut.


Mereka menyatakan akan mempertimbangkan aksi lanjutan apabila tuntutan yang disampaikan tidak mendapat respons sesuai harapan.


Pemerintah menegaskan akan terus berupaya menjaga stabilitas ekonomi nasional melalui berbagai kebijakan yang dinilai mampu memperkuat ketahanan ekonomi di tengah dinamika global.


(ag/tj)

 

TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update