![]() |
Masyarakat dapat mengecek data sosial ekonomi yang tercatat dalam sistem pemerintah melalui laman resmi Cek Bansos Kementerian Sosial (Kemensos).
Salah satu informasi yang dapat dilihat adalah desil, yakni kelompok kesejahteraan keluarga berdasarkan sejumlah variabel sosial dan ekonomi.
Menurut laman resmi Cek Bansos, terdapat 10 kelompok desil. Desil 1 merupakan kelompok dengan tingkat kesejahteraan 10 persen terbawah, sedangkan Desil 10 merupakan kelompok dengan tingkat kesejahteraan 10 persen tertinggi.
Apa Itu Desil?
Desil adalah pengelompokan keluarga berdasarkan tingkat kesejahteraan yang dihitung menggunakan sejumlah variabel sosial ekonomi.
Penilaian tersebut antara lain mencakup informasi mengenai pekerjaan dan pendidikan, kondisi rumah dan daya listrik, serta kepemilikan aset.
Secara umum, pembagian desil terdiri dari:
- Desil 1: 10 persen keluarga dengan tingkat kesejahteraan paling rendah.
- Desil 2: kelompok kesejahteraan berikutnya.
- Desil 3: kelompok kesejahteraan berikutnya.
- Desil 4: kelompok kesejahteraan berikutnya.
- Desil 5: kelompok menengah.
- Desil 6: kelompok kesejahteraan berikutnya.
- Desil 7: kelompok kesejahteraan berikutnya.
- Desil 8: kelompok kesejahteraan berikutnya.
- Desil 9: kelompok kesejahteraan berikutnya.
- Desil 10: 10 persen keluarga dengan tingkat kesejahteraan paling tinggi.
Desil bersifat dinamis, sehingga peringkat suatu keluarga dapat berubah mengikuti perubahan kondisi sosial ekonominya.
Cara Cek Desil di Cek Bansos Kemensos
Masyarakat dapat mengecek data melalui laman resmi Cek Bansos Kemensos. Siapkan NIK yang tercantum pada KTP.
Berikut langkah-langkahnya:
- Buka browser melalui HP atau komputer.
- Akses laman resmi Cek Bansos Kemensos.
- Masukkan NIK 16 digit sesuai KTP.
- Masukkan huruf atau kode captcha yang tersedia.
- Klik “CARI DATA”.
- Tunggu hingga sistem menampilkan hasil pencarian.
Laman resmi Cek Bansos menyebut data yang digunakan bersumber dari DTSEN. Hasil pencarian dapat menampilkan informasi penerima manfaat serta kelompok desil yang tercatat dalam sistem.
Apakah Desil Bisa Berubah?
Bisa. Desil tidak bersifat permanen karena kondisi sosial ekonomi keluarga dapat berubah.
Jika masyarakat merasa data yang tercatat tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya, pembaruan dapat diajukan melalui desa/kelurahan, dinas sosial, atau aplikasi Cek Bansos. Data yang diajukan kemudian diproses sesuai mekanisme pemutakhiran data.
Karena itu, masyarakat disarankan mengecek data secara berkala, terutama apabila terjadi perubahan kondisi keluarga, pekerjaan, tempat tinggal, kepemilikan aset, atau keadaan sosial ekonomi lainnya.
Cara Mengajukan Perubahan Data Desil
Apabila terdapat ketidaksesuaian, masyarakat dapat mengajukan pembaruan data melalui saluran yang tersedia.
Salah satunya melalui aplikasi Cek Bansos. Masyarakat dapat menggunakan fitur yang tersedia untuk menyampaikan usulan atau sanggahan terkait data.
Selain melalui aplikasi, pembaruan juga dapat disampaikan melalui pemerintah desa atau kelurahan maupun dinas sosial setempat.
Catatan penting: jangan menganggap perubahan desil sebagai cara otomatis untuk mendapatkan bansos. Penentuan sasaran bantuan tetap mengikuti ketentuan program dan hasil pemutakhiran data.
Faktor yang Memengaruhi Desil
Pengelompokan desil mempertimbangkan sejumlah kondisi sosial ekonomi keluarga, antara lain:
- Pekerjaan anggota keluarga
- Tingkat pendidikan
- Kondisi tempat tinggal
- Daya listrik
- Kepemilikan aset
- Kondisi sosial ekonomi keluarga
Karena variabel tersebut dapat berubah, posisi desil keluarga juga dapat mengalami perubahan dari waktu ke waktu.
Desil dan Penentuan Penerima Bansos
Desil menjadi salah satu dasar dalam menentukan sasaran program bantuan sosial. Pada laman resmi Cek Bansos, Kemensos menjelaskan bahwa Desil 1-4 atau 40 persen terbawah dapat diusulkan sebagai penerima PKH dan Sembako, sedangkan Desil 5 dapat diusulkan sebagai peserta PBI-JK. Namun, status desil tidak otomatis berarti seseorang pasti menerima bantuan karena masing-masing program memiliki ketentuan dan proses penetapan tersendiri.


