Notification

×

Indeks Berita

Dedi Mulyadi Minta Penanganan Tegas Kasus Viral di Tempat Hiburan Karawang

Selasa, 09 Juni 2026 | Juni 09, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-06-09T21:46:26Z

Jendela-fakta.com  Karawang – Kasus yang terjadi di salah satu tempat hiburan malam di Kabupaten Karawang dan menjadi perbincangan di media sosial masih terus ditindaklanjuti oleh aparat penegak hukum serta pemerintah daerah.


Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, meminta pemerintah daerah mengambil langkah konkret dalam menyikapi persoalan tersebut. Menurutnya, penanganan harus dilakukan secara terukur sesuai dengan ketentuan yang berlaku.


Dalam keterangannya kepada wartawan, Dedi menegaskan bahwa pemerintah daerah memiliki kewenangan untuk mengambil tindakan yang diperlukan guna menjaga ketertiban dan ketenteraman masyarakat.


“Pemerintah daerah harus menunjukkan langkah yang jelas dan terukur dalam menangani persoalan ini,” ujarnya.


Selain aspek penegakan aturan, Dedi juga menekankan pentingnya pendekatan pembinaan terhadap pihak-pihak yang terlibat dengan mempertimbangkan kondisi dan latar belakang masing-masing. Menurutnya, penanganan yang komprehensif diperlukan agar persoalan serupa tidak kembali terulang di kemudian hari.


Sementara itu, pihak kepolisian telah mengamankan tiga orang berinisial SA, RD, dan DD untuk dimintai keterangan terkait video yang beredar luas di media sosial. Hingga kini, ketiganya masih menjalani pemeriksaan dan penyidik terus mengumpulkan informasi serta alat bukti yang diperlukan.


Polisi juga telah meminta keterangan dari sejumlah saksi guna mendalami rangkaian peristiwa yang terjadi dan memastikan fakta-fakta yang sebenarnya.


Dalam proses penyelidikan tersebut, pengelola tempat hiburan yang menjadi lokasi kejadian turut dimintai keterangan. Pemeriksaan dilakukan untuk mengetahui aktivitas yang berlangsung serta mekanisme pengawasan yang diterapkan di lokasi tersebut.


Di sisi lain, Pemerintah Kabupaten Karawang melalui Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) mengambil langkah administratif dengan menghentikan sementara operasional tempat hiburan yang menjadi sorotan publik.


Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari proses evaluasi terhadap perizinan dan kepatuhan operasional usaha, sekaligus merespons perhatian masyarakat yang muncul setelah beredarnya video tersebut di media sosial.


Pemerintah daerah dan aparat penegak hukum menyatakan akan terus melakukan pendalaman guna memastikan seluruh proses berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.

 

TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update