![]() |
Peristiwa tersebut terjadi di lokasi pembangunan Sekolah Rakyat yang berada di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) Medan–Tebing Tinggi, tepatnya di Desa Liberia, Kecamatan Teluk Mengkudu, di depan Alun-alun Dambaan Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai.
Korban diketahui bernama Joko, seorang pekerja asal Jawa Timur. Saat kejadian, ia sedang mengangkut material pasir dari lantai dasar menuju lantai dua bangunan.
Berdasarkan informasi awal, korban diduga kehilangan keseimbangan saat membawa material sehingga terpeleset dan terjatuh dari area kerja.
Akibat insiden tersebut, korban mengalami luka pada bagian pipi serta tulang kering kaki kiri. Rekan-rekan kerja yang berada di lokasi segera memberikan pertolongan pertama sebelum mengevakuasinya ke RSUD Sultan Sulaiman di Sei Rampah untuk mendapatkan penanganan medis.
Pengawas proyek dari PT Nindya Karya, Eka Saputra, mengatakan pihaknya menerima laporan kecelakaan sekitar pukul 14.10 WIB dan langsung membawa korban ke rumah sakit.
"Korban langsung kami evakuasi ke rumah sakit setelah menerima laporan. Dari hasil pemeriksaan awal, luka yang dialami lebih banyak merupakan luka luar," ujar Eka.
Ia menjelaskan, tim medis juga melakukan pemeriksaan radiologi guna memastikan tidak terdapat cedera serius maupun luka dalam akibat insiden tersebut.
Menurut Eka, seluruh pekerja di proyek telah dibekali Alat Pelindung Diri (APD) sesuai standar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Berdasarkan evaluasi sementara, faktor kelelahan diduga menjadi salah satu penyebab korban kehilangan keseimbangan saat mengangkut material bangunan.
Meski demikian, pihak perusahaan masih melakukan evaluasi internal untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan sekaligus mencegah kejadian serupa terulang selama proses pembangunan berlangsung.
Insiden ini menjadi pengingat pentingnya penerapan standar keselamatan kerja di sektor konstruksi. Selain penggunaan APD, pengaturan waktu istirahat, kondisi fisik pekerja, serta pengawasan saat pekerjaan dilakukan di area bertingkat dinilai menjadi faktor penting dalam meminimalkan risiko kecelakaan kerja.
Hingga berita ini ditulis, kondisi korban dilaporkan stabil dan masih menjalani perawatan serta observasi medis di RSUD Sultan Sulaiman.



